Cara Melilit Dinamo/Angkur Tamiya (Bagian II : Proses Lilit/Winding)

Bismillah…
Lanjutan artikel sebelumnya,
Seperti pada artikel sebelumnya kita akan menggunakan angkur dengan panjang 12mm dan kawat berdiameter 0.8mm. Setelah semua peralatan sudah lengkap, maka ikuti langkah berikut:

No. Drawing Langkah & Penjelasan
1.

Kawat_Email

Potong kawat email sebanyak 3 potongan dengan panjang masing 40cm (ukuran ini hanya untuk kawat dengan diameter 0.8mm).

  • Hal ini agar proses winding tidak dilakukan secara per-rongga, akan tetapi dilakukan secara bersama-sama. Tujuannya tiada lain agar setiap rongga dililit tidak melebihi batas rongga yang lain. Akan dibahas lebih detail saat masuk proses Bagian IV yaitu kemungkinan-kemungkinan kendala saat proses winding dilakukan.
2.

Dummy

Angkur Dummy

Lepaskan kepala angkur dan hubungkan dengan angkur dummy menggunakan gear 14.

  • Komutator/kepala angkur biasanya akan menghalangi saat proses winding dilakukan dan biasanya kawat akan menyentuh dan bergesekan dengan permukaan komutator yang tajam. Jika dibiarkan hal ini bisa mengakibatkan lapisan kawat yang bergesekan akan terkelupas dan terjadi hubungan singkat (short) baik dengan body angkur ataupun lapisan kabel pada baris sebelum atau sesudahnya.
  • Angkur dummy bisa digantikan dengan baud panjang yang biasa dipergunakan untuk tiang.
3.

Dummy_2

Dummy_2

Lilitkan salahsatu potongan kawat pada angkur dummy.

  • Tujuannya adalah agar saat proses penarikan, kawat memiliki pegangan agar posisi kawat tidak berubah.
4.

Meluruskan_Kawat

Meluruskan_Kawat

Luruskan kawat dengan menariknya menggunakan lap bahan kaos. Setelah lurus kemudian memasukkan kawat tersebut ke salah satu rongga angkur.
5.

Kawat_pertama

Kawat_pertama

Mulailah proses melilit dengan mengaitkan kawat pada bagian belakang angkur.Sebelum mengaitkan pada bagian depan, tariklah ujung kawat menggunakan tang capit agar kawat menjadi tegang dan kuat pada kaitan pertama.

  • Jangan terlalu kuat menarik kawat, karena selain bisa merubah ukuran diameter hal ini bisa menyebabkan putusnya kawat, terutama untuk diameter < 0.5mm).
6.

Lilitan_Pertama_Depan

Lilitan_Pertama_Depan

Kaitkan pada bagian depan kemudian ulangi proses penarikan menggunakan tang capit seperti proses diatas.
7.

Lilitan_ke-2

Lilitan_ke-2

Lanjutkan 2 proses diatas dengan mengaitkan kawat rapat dengan kawat yang dikaitkan sebelumnya. Proses melilit di mulai pada bagian bawah angkur menuju  bagian atas hingga penuh. Kemudian pada baris kedua dimulai dari atas kebawah dengan meletakkan kawat pada sela-sela kawat baris pertama. Sehingga baris terakhir hanya memiliki satu lilitan saja.
8.

Rongga1_Completed

Rongga1_Completed

Setelah baris terakhir selesai, kaitkanlah kawat pada angkur dummy, dan rongga pertamapun telah selesai dikerjakan. Silakan kembali lagi ke langkah no.3 untuk melilit rongga-rongga berikutnya.
9.

Lilitan_Selesai

Lilitan_Selesai

Setelah semua rongga penuh maka proses melilit angkurpun selesai dilakukan. Dan hasilnya akan terlihat seperti gambar disamping.

Alhamdulillah… akhirnya bagian II telah selesai dilakukan dan kita akan berlanjut ke bagian III yaitu proses Finishing yang akan penulis tulis pada artikel yang lain.

Semoga bermanfaat dan jika ada pertanyaan dipersilakan untuk komentar.

Motto : Kegagalan merupakan sebuah pelajaran dan pengalaman.

16 thoughts on “Cara Melilit Dinamo/Angkur Tamiya (Bagian II : Proses Lilit/Winding)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s